Syarat Kerja di Jepang untuk Wanita Lengkap dengan Strateginya

23 Februari 2022 / Team Fun English Course

Mencari pekerjaan di Jepang, terutama jika kamu tidak memiliki keterampilan mengajar bahasa Inggris seperti native, bisa menjadi usaha yang membuat frustrasi. Apalagi syarat kerja di Jepang untuk wanita juga sangatlah kompleks. 

Selain masalah kesenjangan bahasa dan jarak (jika melamar dari luar negeri), asumsi kamu tentang bekerja di Jepang mungkin membuat seluruh proses menjadi jauh lebih rumit. 

Jadi, agar tidak membuat kesalahan-kesalahan saat job hunting, berikut adalah beberapa poin penting yang perlu kamu ingat ketika mencari pekerjaan di Jepang. 

Syarat Kerja di Jepang untuk Wanita

Syarat Bekerja di Jepang

Berikut ini Fun English Course merangkum beberapa syarat kerja di Jepang untuk wanita 2022 yang perlu kamu siapkan. 

  • Jepang lebih mengutamakan lulusan S1 dan S2 daripada SMA/SMK. Selain itu, perusahaan Jepang juga akan menanyakan apakah kamu sudah memenuhi syarat Tokutei Ginou (VISA untuk pekerja)
  • Tidak memiliki gangguan kesehatan seperti penyakit menular maupun bawaan dan cacat tubuh. Kamu perlu membawa surat keterangan sehat dari dokter untuk membuktikan hal ini. 
  • Meskipun kurang lebih sama dengan syarat kerja di Jepang untuk pria, perusahaan Jepang biasanya memberi syarat tambahan yaitu wanita harus memiliki tinggi badan minimal 148 cm dan berat badan ideal yaitu 40 kg. 
  • Tidak memiliki tato dan mengutamakan kebersihan kulit dan wajah. 
  • Untuk syarat kerja di Jepang lulusan S1, kamu perlu menyetor dokumen ijazah beserta transkripnya. Sedangkan, untuk syarat kerja di jepang lulusan SMA, kamu bisa menambahkan sertifikasi skill untuk meningkatkan kemungkinan kerja. 
  • Syarat umur untuk kerja di Jepang adalah 18-30 tahun. 

Strategi Penting saat Melamar Kerja di Jepang

Strategi Melamar Kerja di Jepang

Selain memenuhi syarat kerja di Jepang untuk wanita 2022, kamu juga perlu memperhatikan beberapa hal yang sudah dicatat oleh Fun English Course di bawah ini: 

1. Mempunyai Kemampuan Berbahasa Saja Tidak Cukup

Kamu mungkin yakin bahwa kemampuan bahasa Jepang dan bahasa Inggris akan membuatmu mendapatkan shoo-in untuk posisi entry level. Namun, ternyata ini saja tidak cukup. 

Jadi, kecuali kamu memiliki kemampuan mengajar atau keterampilan yang benar-benar unik, umumnya sangat sulit untuk menemukan perusahaan Jepang yang bersedia mempekerjakanmu. 

Oleh karena itu, alih-alih mencari kerja dari domisilimu yang sekarang, cobalah datang ke Jepang terlebih dahulu, membangun koneksi di LinkedIn atau berbicara dengan orang yang telah melalui proses tersebut.

2. Cari Kerja Lewat Agensi dan Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja

Setelah kamu memahami apa saja daya tawarmu dalam pekerjaan, selanjutnya kamu perlu memilih perusahaan Jepang yang sesuai. Caranya mudah, kamu bisa langsung bergabung dengan agensi penyalur tenaga kerja. 

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang mencari kerja lewat agensi di Jepang:  

  • Yang pertama adalah, kecuali kamu memiliki keterampilan khusus (coding, teknik, desain, layanan pelanggan, dll.), pencari kerja pertama kali biasanya tidak langsung mendapat kerja, karena jarang sekali perusahaan yang mencari posisi pemula.
  • Bagi mereka yang berpengalaman, usahakan menemukan agensi yang sesuai. Kamu dapat mencari agensi kerja ini di Google dan LinkedIn. 
  • Melamar di agensi yang besar mungkin tampak seperti tindakan terbaik. Namun, di Jepang, perusahaan rekrutmen yang lebih kecil biasanya memiliki koneksi yang kuat. 

3. Perusahaan Selalu Ingin Tahu Segala Hal tentang Kamu

Khususnya untuk pelamar yang lebih muda, wajar jika perusahaan akan merasa perlu untuk meninjau pekerjaan dan riwayat kuliah. Namun, lebih daripada itu, perusahaan Jepang juga akan mengecek sekolah menengah dan riwayat lainnya. 

Oleh karena itu, bersiaplah menjawab pertanyaan tentang status perkawinan, jumlah anak, kultur keluarga dan lain sebagainya. 

Kamu bisa menjawab semua pertanyaan ini atau mengabaikan pertanyaan pribadi dengan menggunakan so desu ne (itu benar) atau sukoshi chigaimasu (tidak sepenuhnya benar). 

Kamu juga harus siap untuk memberi penjelasan jika kamu memiliki sesuatu yang “aneh” di resume, misalnya telah menghadiri beberapa sekolah yang berbeda, mendapatkan gelar Master, atau memiliki jeda dalam berkarir. 

Akhir Kata 

Syarat kerja di Jepang untuk wanita kurang lebih memang sama saja dengan pria. Namun, setiap perusahaan mungkin punya syarat-syarat berbeda. Oleh karena itu, Fun English Course menyarankan agar kamu selalu meninjau syarat lowongan kerja di setiap perusahaan sebelum mengirim lamaran.

Rate this post