Setiap anak memiliki cara berbeda dalam menyerap pelajaran, termasuk saat belajar bahasa Inggris. Karenanya, orang tua perlu memahami gaya belajar apa saja yang paling cocok dengan karakter sang buah hati. Terlebih jika anak sudah mengikuti banyak kursus, tetapi hasilnya masih belum maksimal.
Artikel ini akan membahas tiga tipe utama beserta ciri-ciri gaya belajar masing-masing tipe yang mudah Anda kenali!
Apa Itu Gaya Belajar?

Gaya belajar adalah cara spesifik seorang individu dalam menyerap, mengolah, serta mengingat informasi baru di lingkungannya. Dan setiap anak memiliki kecenderungannya masing-masing.
Sebuah penelitian di bidang pendidikan menyebutkan bahwa gaya belajar siswa memengaruhi secara langsung tingkat efektivitas mereka dalam memahami materi. Ketika cara belajar sesuai dan disertai motivasi yang baik, hasil belajar pun lebih optimal.[1]
Bagi orang tua, mengetahui macam-macam gaya belajar bahasa Inggris yang cocok untuk anak akan membantu memilih metode belajar yang paling tepat. Anak pun lebih mudah menangkap materi dan tidak cepat kehilangan minat belajar.
Tipe-Tipe Belajar pada Anak-Anak

Secara umum, ada 3 gaya belajar yang sering digunakan untuk menggambarkan cara anak menerima informasi: auditori, visual, dan kinestetik.
Masing-masing memiliki karakteristik berbeda, sehingga perlu pendekatan dalam belajar bahasa Inggris yang berbeda agar materi mudah dipahami anak.
1. Gaya Belajar Auditori
Anak auditori mengandalkan indra pendengaran untuk memahami informasi. Mereka baru benar-benar mengerti setelah mendengar penjelasan secara lisan, bukan membaca teks.
Ciri-cirinya:
- Suka berbicara sendiri saat mengerjakan tugas
- Mudah terganggu oleh suara di sekitar
- Senang membaca dengan suara keras
- Kerap menggumam saat membaca
Cara Membantu Anak Auditori Belajar Bahasa Inggris:
Dengan 70% kegiatan belajar di era digital saat ini yang lebih banyak berbasis teks dan visual, seperti membaca artikel atau melihat presentasi, anak auditori menghadapi tantangan yang lebih besar untuk berkembang.[2]
Sebagai orang tua, Anda bisa membantu anak dengan memberikan pelajaran di rumah melalui lagu, podcast anak, audiobook, storytelling, atau percakapan sederhana. Setelah mendengarkan, ajak anak mengulang kata, menjawab pertanyaan, atau menceritakan kembali isi materi.
2. Gaya Belajar Visual
Anak visual mengandalkan indra penglihatan untuk menangkap konsep pelajaran secara utuh.
Bagi mereka, penjelasan lisan saja belum cukup, mereka perlu melihat bukti konkret yang bisa ditangkap secara visual, seperti gambar, grafik, peta konsep, atau ilustrasi lainnya.
Ciri-cirinya:
- Cenderung memperhatikan sikap, mimik, gerakan, serta gerak bibir guru saat menjelaskan
- Tidak mudah terganggu oleh keributan di sekitarnya
- Lebih suka membaca sendiri daripada dibacakan
- Kerap kesulitan mengingat instruksi verbal dan sering meminta pengulangan
Cara Membantu Anak Visual Belajar Bahasa Inggris:
Gunakan flashcard, video animasi, gambar, warna, dan infografik kosakata. Misalnya, kata “apple” lengkap dengan gambarnya. Hal ini membuat anak lebih mudah menghubungkan kata dengan maknanya dan mengingatnya lebih lama.
3. Gaya Belajar Kinestetik
Anak kinestetik menyerap pengetahuan secara maksimal melalui gerakan tubuh dan sentuhan fisik.
Ciri-cirinya:
- Tidak mudah terganggu oleh keributan di sekitarnya
- Lebih mudah menghafal sambil berjalan atau bergerak
- Menggunakan jari untuk menunjuk tulisan saat membaca
- Suka menirukan gerakan tubuh sesuai apa yang mereka bacanya di buku
Cara Membantu Anak Kinestetik Belajar Bahasa Inggris:
Untuk belajar bahasa Inggris, anak kinestetik dapat Anda ajak bermain peran, menggunakan flashcard fisik, atau mengikuti permainan yang melibatkan gerakan tubuh. Misalnya, belajar kata jump, run, atau sit sambil melakukan gerakannya.
Dukung Potensi Bahasa Inggris Anak secara Maksimal

Pada dasarnya, tidak ada tipe belajar yang lebih unggul atau lebih buruk. Semuanya kembali pada karakter anak, dan Anda hanya perlu peka dalam melihat gaya belajar yang paling cocok untuk putra atau putri Anda.
Jika Anda membutuhkan dukungan pendidikan profesional, kami di Fun English Course siap membantu. Program kelas English for Children kami buat khusus dengan menerapkan praktik terbaik, memadukan rutinitas mendongeng, permainan edukatif, bernyanyi, hingga role play di dalam kelas.
Metode komprehensif ini akan menumbuhkan minat belajar bahasa Inggris pada anak Anda. Sebab, setelah mengenali gaya belajar apa saja yang dimiliki anak, menemukan cara agar anak jatuh cinta pada bahasa Inggris adalah tugas selanjutnya!