Cara Mengajarkan Penggunaan Was Were dengan Menyenangkan

4 Maret 2022 / Team Fun English Course

Bahasa Inggris bisa jadi sulit, terutama jika menyangkut kata-kata yang membingungkan. Penggunaan was were adalah salah satu contohnya. Kedua kata ini masih rawan salah dalam pemakaiannya.  

Ada beberapa alasan mengapa murid mungkin kesulitan memutuskan apakah mereka harus menggunakan “was” atau “were” dalam sebuah kalimat. 

Padahal, was dan were merupakan konjugasi bentuk tunggal dan jamak dari bentuk past tense “to be”. Jadi, keduanya akan sangat sering terpakai dalam kalimat. 

Tahukah kamu bahwa was were tidak hanya menyebabkan masalah bagi mereka yang baru belajar bahasa Inggris? Bahkan native pun juga terkadang kesulitan dengan was dan were.  

Oleh karena itu, kamu butuh strategi tersendiri untuk mengajarkan was dan were kepada para murid. Inilah mengapa Fun English Course akan membahas secara step-by-step bagaimana membuat murid paham penggunaan was were dalam past tense

1. Kenalkan Was untuk First Person Singular

was

Mulailah dengan bertanya sesuatu yang mudah seperti “Where am I?” Selanjutnya, murid biasanya akan menjawab “You are in our class.”

Setelah mereka menjawab, kamu bisa mulai memperkenalkan bentuk lampau dari “to be” dengan berbicara seperti ini: 

Guru: Last night, I WAS at home. 

Kemudian, buatlah mereka mengucapkan keberadaan mereka di malam sebelumnya satu per satu. 

Dengan demikian, kamu bisa membuat mereka memahami bahwa was dapat mereka gunakan untuk mengganti verb “to be” ke dalam bentuk past tense. 

2. Kenalkan Was untuk Third Person Singular

was

Selanjutnya, kamu dapat menggunakan informasi dari para murid untuk memperkenalkan bagaimana menggunakan was untuk third person singular. 

Caranya sangat mudah. Sebutkan nama mereka dan keberadaan mereka pada malam sebelumnya. Misalnya: 

Guru: Last night, Tono was at home. Jaka was at the restaurant, Tina was at the mall, Ranu was at the hotel, and more. 

Mintalah para murid untuk ikut melakukannya dengan cara menyebutkan satu per satu keberadaan anggota keluarga mereka di malam sebelumnya. 

Dengan demikian, mereka akan memahami bahwa was berguna juga untuk subjek third person singular dalam bentuk past tense. 

3. Kenalkan Were untuk Second Person Singular

were

Selanjutnya, kamu perlu membahas were. Were digunakan untuk subjek orang kedua tunggal. Oleh karena itu, kamu perlu menggunakannya dalam kalimat ketika berbicara dengan para murid. 

Guru: Tono, last night you were at home. Jaka, last night you were at the restaurant. 

Kemudian, mintalah para murid untuk menunjuk seorang temannya dan mengatakan hal yang sama kepada mereka. 

Dengan demikian, murid akan paham contoh penggunaan was dan were pada subjek tunggal. 

4. Kenalkan Were untuk Subjek Jamak

were

Selanjutnya, kamu perlu membahas penggunaan were untuk subjek jamak. Caranya sangat mudah: 

  • Mintalah semua murid yang kemarin berada di rumah untuk bersama-sama mengatakan: “We were at home.”
  • Kemudian, mintalah murid yang tersisa untuk bersama-sama mengatakan: “They were at home.” 

Jelaskan kepada mereka bahwa were juga berguna untuk subjek jamak seperti “We” dan “They”. 

Dengan praktik menyenangkan seperti ini maka mereka akan mudah mengerti bagaimana contoh penggunaan was dan were dalam kalimat

Pembelajaran Bahasa Inggris Fun English Course

Pembelajaran Bahasa Inggris Fun English Course

Kamu mungkin bisa melihat bahwa langkah-langkah mudah di atas merupakan cara mudah dan menyenangkan untuk mengajarkan bahasa Inggris. 

Strategi pembelajaran seperti inilah yang kami lakukan dalam berbagai program Fun English Course. Pasalnya, kami percaya bahwa bahasa Inggris tidak akan sulit dipahami ketika pendidik melakukan berbagai aktivitas menyenangkan bersama para murid. 

Fun English Course memiliki berbagai program untuk berbagai jenjang pendidikan. Tak hanya berfokus pada anak-anak, kami juga membuka kelas untuk siswa SMA, Mahasiswa, dan umum. 

Fun English Course tentu saja merupakan pilihan tempat kursus terbaik bagi siapa saja yang tertarik belajar bahasa Inggris. Namun, lebih daripada itu, kami juga selalu membuka kesempatan berkarier bagi para guru Bahasa Inggris yang ingin menjangkau lebih banyak siswa. 

Dengan demikian, guru Bahasa Inggris yang bergabung pun dapat terus mengembangkan diri dan mendapatkan strategi baru seperti langkah-langkah mengajarkan penggunaan was were di atas.

Rate this post