Apa Itu Compound Sentence? Pengertian, Cara Pembentukan, dan Contoh Lengkapnya

compound sentence adalah

Compound sentence adalah kalimat yang menggabungkan dua ide sekaligus, tapi bukan sekadar menempel dua kalimat.

Perhatikan contoh berikut:

  • She was tired.
  • She kept working.

Ada dua fakta yang berdiri sendiri. Tambahkan satu kata penghubung: She was tired, yet she kept working.

Tiba-tiba ada hubungan, ada ketegangan, ada makna. Itulah yang dilakukan compound sentence dan pilihan kata hubungnya perlu logika untuk menentukannya.

Dua Klausa Setara, Satu Kalimat yang Lebih Kuat

Contoh compound sentence

Compound sentence adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih independent clause yang terhubung secara setara. Artinya, tidak ada yang lebih penting dari yang lain. Strukturnya berbeda dari complex sentence di mana satu klausa bergantung pada yang lain.  

Contoh compound sentence selalu menunjukkan hal yang sama: dua ide dengan bobot yang seimbang, disatukan oleh satu penghubung. 

Menariknya, akronim FANBOYS yang merupakan singkatan dari For, And, Nor, But, Or, Yet, So, digunakan untuk mengingat kata-kata hubung itu baru populer pada 1990-an. Padahal versi awalnya sudah ada sejak 1951, jauh sebelum era internet.

Tiga Cara Membentuk Compound Sentence

Cara membentuk compound sentence

Cara membentuk compound sentence bergantung pada seberapa erat hubungan dua klausanya. 

Perhatikan beberapa hal berikut:

  • Coordinating conjunction + koma adalah cara paling umum. “She studied hard, but the exam was harder.” — kata hubung menegaskan hubungan secara eksplisit.
  • Semicolon tanpa kata hubung dipakai ketika dua klausa sangat erat. Hanya pakai tanda baca sudah cukup untuk menghubungkan klausa tersebut. “The meeting ended late; everyone was exhausted.”
  • Semicolon + conjunctive adverb memberi nuansa lebih spesifik. “He missed the deadline; however, his work was accepted.”however menunjukkan kontras yang lebih bernuansa dari sekadar but.

Ketiga opsi ini valid, tapi pilihan Anda memengaruhi ritme dan bobot kalimat. Bahkan variasi struktur seperti ini menghasilkan tulisan yang lebih jelas dan lebih persuasif.

FANBOYS: Tujuh Kata Hubung, Tujuh Hubungan Logis yang Berbeda

coordinating conjunction adalah

Dari tiga cara pembentukan tadi, coordinating conjunction adalah yang paling sering dipakai—dan FANBOYS adalah cara paling mudah mengingatnya. 

Tapi setiap kata punya makna hubungan yang berbeda, bukan sekadar variasi:

  • For → alasan: “She left early, for the roads would be busy later.”
  • And → penambahan: “He packed his bag, and she booked the tickets.”
  • Nor → negasi ganda: “He didn’t apologize, nor did he explain himself.”
  • But → kontras: “The instructions were clear, but the task was anything but.”
  • Or → pilihan: “You can speak up now, or you can stay silent forever.”
  • Yet → kontras yang lebih tajam dari but: “She had every reason to quit, yet she stayed.”
  • So → konsekuensi: “The server crashed, so the presentation had to wait.”

Menariknya, conjunctive adverb seperti however dan therefore punya cara kerja yang serupa. Secara linguistik, for, so, dan yet pun lebih dekat ke kategori itu daripada pure coordinating conjunction. Sementara itu, FANBOYS populer bukan karena akurat, tapi karena mudah mengingatnya.

Compound Sentence dan Simple Sentence: Kapan Memakainya?

compound sentence adalah

Setelah memahami FANBOYS, pertanyaan berikutnya lebih menarik: kapan compound sentence lebih baik daripada dua kalimat terpisah?

Perhatikan kontrasnya:

  • She was nervous. She walked in anyway. — dua simple sentence, efeknya tegas.
  • She was nervous, but she walked in anyway. — satu compound sentence, hubungan kontrasnya eksplisit.

Coordinating conjunction adalah alat yang menunjukkan hubungan secara eksplisit pada suatu tulisan atau pernyataan. Baik menggunakan dua kalimat maupun compound, keduanya tetap gramatikal. Tapi pilihan Anda meninggalkan nuansa yang berbeda.

Hal ini juga menjadi perbedaan compound dan complex sentence. Apabila compound menghubungkan dua idea yang setara, maka complex menempatkan satu ide di bawah yang lain. Dalam penulisan akademis, compound sentence sangat direkomendasikan justru karena kejelasan logisnya.

Kalimat yang Sama, Konteks yang Berbeda

compound sentence adalah

Perhatikan bagaimana konteks mengubah pilihan penghubungnya:

  • I wanted to go, but the weather was terrible. — kalimat ini terasa natural dan langsung serta cocok untuk percakapan sehari-hari.
  • The data was collected over three months. However, the analysis took considerably longer — nuansanya akademis dan presisi.
  • She had everything she needed, yet something still felt missing. — narasi, kontrasnya terasa emosional.

Bahkan Julius Caesar pun memahami kekuatan struktur ini: “Veni, vidi, vici”—tiga independent clause tanpa kata hubung apa pun. Justru karena minimnya penghubung yang menciptakan efek paling kuat.

Lebih dari apa pun, compound sentence adalah fondasi tulisan yang ekspresif. Anda bisa belajar struktur seperti ini di Fun English Course, bukan sebagai materi ujian, tapi sebagai alat komunikasi. 

Mulai di kelas untuk pelajar atau kelas conversation. Daftar sekarang dan rasakan bedanya.