Pengelompokan noun (kata benda) menurut acuannya terbagi menjadi dua macam: common dan proper noun. Artikel ini akan mengulas tuntas tentang common noun, dengan penekanan pada perbedaan common noun dan proper noun.
Pengertian Common Noun

Common noun adalah kata benda yang menamai orang, tempat, benda, atau ide secara tidak spesifik. Artinya, kata benda ini tidak menunjuk nama khusus dari sesuatu. Contoh common noun adalah “singer”, “river”, dan “television”.
Kata benda ini berlaku untuk satu anggota atau keseluruhan anggota dalam suatu kelompok, dan biasanya muncul setelah definite article seperti “the” atau “this” maupun indefinite article seperti “a” dan “an”.
Menariknya, kata benda ini tidak selalu konsisten memakai huruf kecil. Ada kalanya ia menggunakan huruf kapital di awal, contohnya ketika berfungsi sebagai sapaan langsung (“Good morning, Doctor.”).
Kata “doctor” di sini masih berupa kata benda common, hanya saja menerapkan kapitalisasi karena konteks menyapa, bukan karena tiba-tiba berubah menjadi proper noun.
Jenis

Ada beberapa jenis common noun yang perlu Anda ketahui:
1. Countable dan Uncountable Noun
Countable noun adalah objek, orang, atau tempat yang bisa Anda hitung jumlahnya. Kata benda ini termasuk kategori content word karena menyampaikan siapa atau apa saja yang sedang dibicarakan.
Contohnya:
- books
- Indonesians
- pictures
- stations
- men
Berbeda dengan countable noun, uncountable noun mengacu pada sesuatu berupa material, ide, atau informasi yang sifatnya menyatu dan bukan benda individual.
Misalnya:
- information
- music
- water
- furniture
- wood
- rice
2. Collective Noun
Adapun yang dimaksud collective noun ialah kata benda yang digunakan untuk menunjuk pada sekelompok individu. Kata benda ini juga memiliki sebutan group noun.
Contohnya:
- audience
- jury
- squad
- crowd
- committee
- team
- orchestra
- family
3. Concrete Noun
Concrete noun merupakan kata yang merujuk pada objek berwujud atau dapat ditangkap oleh pancaindra.
Misalnya:
- chicken
- egg
- apple
- book
- tree
- cupboard
4. Abstract Noun
Sebaliknya, abstract noun adalah kata benda atau noun phrase yang merujuk pada ide, kejadian, sifat, atau konsep, bukan pada sesuatu yang berwujud. Singkatnya, abstract noun merujuk pada hal-hal yang kasatmata secara fisik.
Misalnya:
- friendship
- freedom
- courage
- love
- patience
- excellence
- progress
Perbedaan Common dan Proper Noun

Berikut adalah sejumlah perbedaan antara common dan proper noun:
| Proper | Common |
| Selalu diawali huruf kapital | Tidak memakai kapital, kecuali di awal kalimat atau dalam sapaan |
| Mengacu pada entitas spesifik tanpa article (“I visited Semarang.”) | Pada bentuk tunggal yang dapat dihitung, wajib memakai determiner (“I visited a city.”) |
| Umumnya tidak berbentuk jamak, meski ada pengecualian (“two Johns”, “the United States”) | Bisa dijamakkan (“dogs”, “houses”, “teachers”) |
| Kurang alami bila ditambahkan adjective (kata sifat), kecuali dalam ungkapan tertentu (“the tall Mary”, jika ada lebih dari satu perempuan bernama Mary). | Fleksibel dengan adjective (“red car”, “smart teacher”). |
| Dipakai untuk merujuk sesuatu | Bisa dipakai sebagai referensial maupun predikatif |
Kesimpulannya, perbedaan paling menonjol antara kedua kata benda ini ada tiga, yaitu:
- Penggunaan huruf kapital
- Penggunaan determiner
- Bentuk jamak
Namun, kenyataannya dalam praktik bahasa Inggris sering ada kasus rancu yang membuat batas antara common dan proper noun tidak begitu jelas.
Nama merek menjadi contoh paling mudah. Menariknya, jika proper noun dipakai sebagai sebutan umum, seperti dalam ungkapan “a Xerox of my term paper”, ia berubah menjadi kata benda common.
Kategori lain yang agak membingungkan adalah nama hari dan bulan. Keduanya berawalan huruf kapital, sehingga tampak seperti proper noun. Padahal, sifatnya tidak singular (tunggal). “Monday” berulang setiap minggu, “July” setiap tahun. Artinya, keduanya tidak pas dengan definisi spesifik dari proper noun.
Meski begitu, mengetahui perbedaan-perbedaan yang ada tetap penting. Alasannya adalah untuk mengetahui aturan kapitalisasi. Kata benda common memakai huruf kecil, sedangkan proper noun wajib menggunakan huruf kapital di awal.
Sayangnya, tidak sedikit orang yang masih keliru mengkapitalisasi kata benda common. Kata seperti “president” terkesan harus berawalan huruf besar sebab orang-orang cenderung ingin menekankan kedudukannya. Padahal, aturan kapitalisasi tersebut tergantung pada konteks dan arti.
Nah, agar pemahaman Anda tentang common noun kian maksimal, Fun English Course siap mendampingi. Dengan guru-guru berpengalaman, Anda bisa memilih kelas sesuai kebutuhan, baik untuk persiapan tes maupun keperluan bisnis, dan kuasai konsep-konsep bahasa Inggris dalam waktu singkat!